<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
  <channel>
    <title>Warta &amp; Berita Resmi Desa Ngawonggo</title>
    <link>https://ngawonggo.web.id</link>
    <description>Saluran RSS Berita Resmi Desa Ngawonggo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Informasi publik dan warta pembangunan desa terpercaya.</description>
    <language>id-ID</language>
    <lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 04:31:28 GMT</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://ngawonggo.web.id/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <image>
      <url>https://ngawonggo.web.id/logo_desa.png</url>
      <title>Desa Ngawonggo</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id</link>
    </image>
    <item>
      <title>Semarak Peringatan HUT ke-81 RI di Desa Ngawonggo: Kobarkan Semangat Gotong Royong Menuju Indonesia Maju</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/12</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/12</guid>
      <pubDate>Mon, 24 Aug 2026 07:26:16 GMT</pubDate>
      <category>pemerintahan</category>
      <description>NGAWONGGO — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Desa Ngawonggo bersama seluruh elemen masyarakat menggelar rangkaian peringatan hari kemerdekaan dengan penuh khidmat dan semarak.Peringatan diawali dengan pelaksanaan upacara pengib...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>NGAWONGGO</strong> — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Desa Ngawonggo bersama seluruh elemen masyarakat menggelar rangkaian peringatan hari kemerdekaan dengan penuh khidmat dan semarak.</p><p>Peringatan diawali dengan pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih yang dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, pelajar, serta warga dari berbagai dusun di wilayah Desa Ngawonggo. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Desa menyampaikan amanat mengenai pentingnya menjaga kerukunan, merawat persatuan, dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa.</p><p>Momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia ini menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan bangsa sekaligus pemacu semangat warga untuk terus berkarya, menjaga kelestarian potensi lokal di lereng Gunung Sumbing, dan memajukan perekonomian desa secara mandiri dan berkelanjutan.</p><p>Selain upacara resmi, peringatan HUT ke-81 RI di Desa Ngawonggo juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan:</p><ul><li><strong>Pentas Seni &amp; Budaya Tradisional:</strong> Penampilan kesenian lokal oleh generasi muda dan pegiat seni dusun.</li><li><strong>Pesta Rakyat &amp; Lomba Tradisional:</strong> Rangkaian perlombaan antar-warga yang mempererat tali silaturahmi antar-dusun.</li><li><strong>Doa Bersama &amp; Tasyakuran:</strong> Doa bersama lintas dusun demi kemakmuran bangsa, ketentraman desa, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.</li></ul><p>Melalui peringatan HUT ke-81 RI ini, diharapkan semangat nasionalisme dan kekeluargaan seluruh warga Desa Ngawonggo terus terjaga demi mewujudkan desa yang maju, rukun, dan sejahtera.</p><p><strong>Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Merdeka!</strong></p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://cpamusheoowbmllxffrt.supabase.co/storage/v1/object/public/upload/3sd36jz5pj4-1787556349074.jpeg" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://cpamusheoowbmllxffrt.supabase.co/storage/v1/object/public/upload/3sd36jz5pj4-1787556349074.jpeg" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Kades Ngawonggo Akui Ada Penyimpangan Dana BUMDes dan Janji Lakukan Reorganisasi</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/9</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/9</guid>
      <pubDate>Mon, 23 Jun 2025 08:00:00 GMT</pubDate>
      <category>pemerintahan</category>
      <description>Kabar mengenai dinamika tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi sorotan publik menyusul laporan audit dan evaluasi kinerja pengelolaan keuangan desa. Pemerintah desa secara terbuka mengakui adanya kelemahan administratif dalam penyaluran dana pinjaman modal BUMDes.Kepala Desa menegaskan ...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Kabar mengenai dinamika tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi sorotan publik menyusul laporan audit dan evaluasi kinerja pengelolaan keuangan desa. Pemerintah desa secara terbuka mengakui adanya kelemahan administratif dalam penyaluran dana pinjaman modal BUMDes.</p><p>Kepala Desa menegaskan komitmen penuh pemerintah desa untuk segera mengambil langkah penertiban menyeluruh, antara lain:</p><ul><li><strong>Reorganisasi Kepengurusan:</strong> Melakukan perombakan struktur pengurus BUMDes dengan melibatkan personil yang kompeten, transparan, dan berintegritas tinggi.</li><li><strong>Audit dan Pemulihan Aset:</strong> Menarik kembali alokasi dana yang tidak sesuai peruntukan serta menata ulang pembukuan keuangan secara digital dan akuntabel.</li><li><strong>Penguatan Pengawasan Partisipatif:</strong> Membuka ruang pelaporan dan transparansi berkala kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh warga masyarakat.</li></ul><p>Langkah tegas reorganisasi ini diharapkan mampu memulihkan fungsi utama BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan warga desa secara berkelanjutan.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1450133064473-71024230f91b?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1450133064473-71024230f91b?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Selain Nepal Van Java, Inilah Potensi Wisata di Kecamatan Kaliangkrik Magelang</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/5</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/5</guid>
      <pubDate>Thu, 01 May 2025 01:00:00 GMT</pubDate>
      <category>umum</category>
      <description>Kecamatan Kaliangkrik di Kabupaten Magelang telah lama tersohor dengan keindahan panorama alam lereng Gunung Sumbing. Jika selama ini Dusun Butuh dengan julukan Nepal Van Java menjadi primadona utama, kawasan Kaliangkrik sejatinya menyimpan segudang potensi destinasi wisata pegunungan lain yang tak ...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Kecamatan Kaliangkrik di Kabupaten Magelang telah lama tersohor dengan keindahan panorama alam lereng Gunung Sumbing. Jika selama ini Dusun Butuh dengan julukan <em>Nepal Van Java</em> menjadi primadona utama, kawasan Kaliangkrik sejatinya menyimpan segudang potensi destinasi wisata pegunungan lain yang tak kalah mempesona.</p><p>Berikut adalah beberapa destinasi unggulan di kawasan Kaliangkrik:</p><ul><li><strong>Mangli Sky View:</strong> Terletak di ketinggian 1.570 mdpl di Desa Mangli, destinasi ini menawarkan panorama spektakuler deretan gunung seperti Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Giyanti, hingga Ungaran. Sangat ideal untuk wisata <em>glamping</em>, berkemah, dan berburu <em>golden sunrise</em>.</li><li><strong>Silancur Highland:</strong> Berada di Dusun Dadapan, menghadirkan hamparan taman bunga warna-warni yang estetik dengan latar perbukitan hijau. Menjadi spot favorit anak muda untuk menikmati lanskap gemerlap lampu Kota Magelang di malam hari.</li><li><strong>Bukit Trianggulasi:</strong> Menawarkan gardu pandang dengan udara sejuk pegunungan serta spot foto pemandangan terasering pertanian sayur warga yang bertingkat rapi.</li><li><strong>Agrowisata Perkebunan Lereng Sumbing:</strong> Termasuk potensi agrowisata kebun kopi dan jalur trekking pedesaan asri di Desa Ngawonggo dan desa-desa sekitarnya.</li></ul><p>Pengembangan destinasi-destinasi wisata baru berbasis kearifan lokal ini terus didorong guna menggerakkan perekonomian masyarakat Kaliangkrik di sektor pariwisata dan UMKM.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1506744038136-46273834b3fb?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1506744038136-46273834b3fb?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Kisah Rinto, penggerak kopi di Kaliangkrik yang bantu para petani menjual hingga mancanegara</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/11</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/11</guid>
      <pubDate>Wed, 14 Aug 2024 03:00:00 GMT</pubDate>
      <category>ekonomi</category>
      <description>Perjalanan transformasi ekonomi pedesaan di Desa Ngawonggo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, tak lepas dari kiprah inspiratif seorang pemuda bernama Rinto. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Teknik Informatika di Bandung, ia memilih kembali ke tanah kelahirannya di lereng G...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan transformasi ekonomi pedesaan di Desa Ngawonggo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, tak lepas dari kiprah inspiratif seorang pemuda bernama Rinto. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Teknik Informatika di Bandung, ia memilih kembali ke tanah kelahirannya di lereng Gunung Sumbing untuk memberdayakan masyarakat petani desa.</p><p>Sejak tahun 2012, Rinto mulai menginisiasi budidaya kopi Arabika berkualitas specialty sebagai alternatif mata pencaharian bagi petani yang selama ini bergantung pada tanaman tembakau dengan risiko harga pasar yang tidak menentu.</p><p>Dengan sabar dan tekun, Rinto membimbing para petani mengenai teknik petik merah, fermentasi higienis, dan pengeringan terstandar. Kini, Kopi Kaliangkrik produksi kelompok tani Desa Ngawonggo berhasil menembus pasar ekspor di berbagai negara Eropa dan Timur Tengah, seperti Kanada, Ukraina, Mesir, Slovakia, hingga Finlandia.</p><p>Di kediamannya di Desa Ngawonggo, Rinto juga membuka konsep <em>slow bar coffee</em> di teras rumah dengan latar pemandangan Gunung Sumbing yang menawan, menjadikannya ruang temu edukatif bagi para penikmat kopi dari berbagai daerah.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1495474472287-4d71bcdd2085?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1495474472287-4d71bcdd2085?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Kopi Arabika Kaliangkrik: Tempat Ngopi Menenangkan di Lereng Gunung Sumbing</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/10</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/10</guid>
      <pubDate>Thu, 02 May 2024 09:30:00 GMT</pubDate>
      <category>ekonomi</category>
      <description>Lereng Gunung Sumbing di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, kini bertransformasi menjadi salah satu destinasi favorit bagi para penikmat kopi yang mendambakan suasana tenang dengan panorama alam pegunungan yang asri.Ketinggian geografis di atas 1.200 meter di atas permukaan laut dan ...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Lereng Gunung Sumbing di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, kini bertransformasi menjadi salah satu destinasi favorit bagi para penikmat kopi yang mendambakan suasana tenang dengan panorama alam pegunungan yang asri.</p><p>Ketinggian geografis di atas 1.200 meter di atas permukaan laut dan kesuburan tanah vulkanik memberikan kondisi ideal bagi pertumbuhan tanaman kopi varietas Arabika. Kopi Kaliangkrik dikenal memiliki cita rasa khas dengan keasaman segar (<em>fruity acidity</em>), aroma floral harum, serta rasa manis seimbang (<em>sweet aftertaste</em>).</p><p>Di sepanjang jalur wisata Kaliangkrik dan desa-desa sekitarnya seperti Ngawonggo, pengunjung dapat menikmati racikan kopi tubruk, <em>V60 manual brew</em>, maupun espresso di kedai-kedai kopi berkonsep terbuka yang menyuguhkan pemandangan megah lereng Sumbing.</p><p>Keberadaan sentra kopi lereng Sumbing ini tidak hanya memperkaya peta kuliner lokal Magelang, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi langsung bagi kelompok tani kopi setempat.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1447933601403-0c6688de566e?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1447933601403-0c6688de566e?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/6</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/6</guid>
      <pubDate>Sat, 16 Oct 2021 07:00:00 GMT</pubDate>
      <category>umum</category>
      <description>Nama Khoirul Anam, seorang pembuat konten kreatif asal Magelang, sempat menggemparkan jagat media sosial di tingkat nasional hingga internasional. Aksi parodinya saat menggelar prosesi &quot;pernikahan&quot; lengkap dengan sebuah penanak nasi (rice cooker) sukses menyita perhatian jutaan warganet.Bukan sekada...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Nama Khoirul Anam, seorang pembuat konten kreatif asal Magelang, sempat menggemparkan jagat media sosial di tingkat nasional hingga internasional. Aksi parodinya saat menggelar prosesi "pernikahan" lengkap dengan sebuah penanak nasi (<em>rice cooker</em>) sukses menyita perhatian jutaan warganet.</p><p>Bukan sekadar foto biasa, Anam mengemas konsep parodinya secara totalitas—mengenakan busana pengantin resmi, menghadirkan saksi, meja akad, hingga penandatanganan buku nikah. Dalam unggahannya, Anam berkelakar memilih <em>rice cooker</em> karena memenuhi kriteria idaman: putih, pendiam, penurut, dan jago memasak nasi.</p><p>Meski kontennya bernada humor dan satir yang nyeleneh, di balik itu tersimpan dedikasi dan konsistensi tinggi dalam menciptakan ide-ide segar. Anam mendedikasikan waktu dan energi untuk memproduksi karya visual yang menghibur sekaligus mencairkan suasana di tengah padatnya arus informasi digital.</p><p>Kreativitas pemuda Magelang ini membuktikan bahwa karya viral bermutu bisa lahir dari sudut pedesaan sederhana berkat orisinalitas ide dan kemampuan menangkap fenomena sosial secara cerdas dan jenaka.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1534528741775-53994a69daeb?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1534528741775-53994a69daeb?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Menikmati Kopi Kaliangkrik di Lereng Gunung Sumbing</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/3</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/3</guid>
      <pubDate>Mon, 20 Sep 2021 03:30:00 GMT</pubDate>
      <category>ekonomi</category>
      <description>Kondisi geografis lereng Gunung Sumbing yang subur dan berhawa sejuk di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, menjadi berkah tersendiri bagi sektor perkebunan kopi arabika. Potensi besar ini berhasil dimaksimalkan oleh para penggerak kopi lokal, salah satunya di Desa Ngawonggo.Gerakan b...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi geografis lereng Gunung Sumbing yang subur dan berhawa sejuk di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, menjadi berkah tersendiri bagi sektor perkebunan kopi arabika. Potensi besar ini berhasil dimaksimalkan oleh para penggerak kopi lokal, salah satunya di Desa Ngawonggo.</p><p>Gerakan budidaya kopi ini dirintis oleh Rinto, S.Kom bersama para petani setempat sejak tahun 2012. Langkah ini diawali dengan misi mulia membantu para petani agar tidak hanya bergantung pada komoditas tembakau yang harga jualnya kerap fluktuatif di pasaran.</p><p>Hingga kini, kemitraan telah merangkul lebih dari 120 petani lokal untuk mengembangkan kopi arabika berkualitas prima. Biji kopi diproses dengan empat metode pascapanen pilihan, yaitu <em>Full Wash</em>, <em>Natural</em>, <em>Honey</em>, dan metode fermentasi <em>Kewa</em> yang menghasilkan profil rasa khas aromatik lereng Sumbing.</p><p>Produk Kopi Kaliangkrik asal Ngawonggo ini telah didistribusikan ke berbagai penjuru kota di Indonesia hingga merambah pasar mancanegara seperti Kanada, Mesir, Ukraina, dan Finlandia. Menikmati secangkir kopi hangat langsung di lereng Sumbing memberikan pengalaman rasa yang menenangkan sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1514432324607-a09d9b4aefdd?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1514432324607-a09d9b4aefdd?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>PT. Mencari Cinta Sejati Adalah Bentuk Perlawanan yang Subtil</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/8</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/8</guid>
      <pubDate>Tue, 14 Jan 2020 06:00:00 GMT</pubDate>
      <category>umum</category>
      <description>Tulisan esai reflektif karya Agus Mulyadi yang dipublikasikan di rubrik Pojokan Mojok.co mengulas fenomena viral spanduk lowongan pekerjaan kocak bertajuk &quot;PT. Mencari Cinta Sejati&quot;. Spanduk jenaka tersebut dirilis oleh Khoirul Anam, pemuda kreatif asal Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.Melalui tulisa...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan esai reflektif karya Agus Mulyadi yang dipublikasikan di rubrik Pojokan Mojok.co mengulas fenomena viral spanduk lowongan pekerjaan kocak bertajuk "PT. Mencari Cinta Sejati". Spanduk jenaka tersebut dirilis oleh Khoirul Anam, pemuda kreatif asal Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.</p><p>Melalui tulisan yang renyah dan penuh humor, Agus Mulyadi membedah bagaimana keisengan kreatif tersebut sebenarnya menjadi sebuah bentuk satir sosial yang halus terhadap realitas modern. Di tengah himpitan tekanan ekonomi, tuntutan karier korporasi yang kaku, serta pencarian jodoh di era digital yang serba transaksional, aksi spanduk tersebut tampil sebagai oase tawa yang menyegarkan.</p><p>Kreativitas pemuda desa Kaliangkrik dalam memanfaatkan media publik untuk berekspresi secara bebas mencerminkan daya lenting humor warga lokal dalam merespons dinamika zaman dengan cara yang bersahabat dan menghibur.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1517048676732-d65bc937f952?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1517048676732-d65bc937f952?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>20 Desa di Kecamatan Kaliangkrik Deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/2</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/2</guid>
      <pubDate>Thu, 19 Dec 2019 02:00:00 GMT</pubDate>
      <category>kesehatan</category>
      <description>Sebanyak 20 desa di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai wilayah Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS). Deklarasi bersejarah ini digelar secara khidmat di halaman Kantor Kecamatan Kaliangkrik pada Kamis (19/12/20...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Sebanyak 20 desa di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai wilayah <em>Open Defecation Free</em> (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS). Deklarasi bersejarah ini digelar secara khidmat di halaman Kantor Kecamatan Kaliangkrik pada Kamis (19/12/2019).</p><p>Berdasarkan hasil verifikasi lapangan terpadu yang dilakukan oleh Tim Verifikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang pada 18 November 2019, seluruh wilayah Kecamatan Kaliangkrik dengan total 14.554 Kepala Keluarga (KK) telah mencapai akses 100 persen terhadap fasilitas jamban sehat dan layak sanitasi.</p><p>Bupati Magelang, Zaenal Arifin, dalam sambutannya menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka, melainkan bentuk komitmen nyata bersama dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh faktor lingkungan sebesar 40 persen dan faktor perilaku sebesar 30 persen.</p><p>Keberhasilan deklarasi bebas buang air besar sembarangan ini diraih berkat kolaborasi intensif para Kepala Desa se-Kecamatan Kaliangkrik, termasuk Pemerintah Desa Ngawonggo, tenaga kesehatan Puskesmas Kaliangkrik, serta tingginya kesadaran gotong royong warga desa dalam mewujudkan lingkungan pemukiman yang bersih, asri, dan sehat.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1584515979956-d9f6e5d09982?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1584515979956-d9f6e5d09982?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Meski Dilarang, Banyak Jagal Potong Sapi Betina di Magelang</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/4</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/4</guid>
      <pubDate>Mon, 27 May 2019 04:00:00 GMT</pubDate>
      <category>pemerintahan</category>
      <description>Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang menaruh perhatian serius terhadap maraknya praktik pemotongan sapi betina produktif oleh sejumlah jagal dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) swasta di wilayah Kabupaten Magelang, termasuk di seputaran Kecamatan Kaliangkrik, Tegalrejo, dan...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang menaruh perhatian serius terhadap maraknya praktik pemotongan sapi betina produktif oleh sejumlah jagal dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) swasta di wilayah Kabupaten Magelang, termasuk di seputaran Kecamatan Kaliangkrik, Tegalrejo, dan Mertoyudan.</p><p>Pemotongan sapi betina produktif secara tegas dilarang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pelarangan ini bertujuan untuk menjaga populasi ternak lokal dan stabilitas ketahanan pangan hewani di masa mendatang.</p><p>Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner Dispeterikan Kabupaten Magelang, drh. Jhon Manglapy, menjelaskan bahwa pihaknya terus menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) dan pembinaan. Berdasarkan regulasi, pelaku pemotongan ternak ruminansia betina produktif dapat dikenai sanksi pidana kurungan 3 bulan dan/atau denda maksimal hingga Rp 1 Miliar.</p><p>Pemerintah daerah mengimbau seluruh pelaku usaha jagal dan pengelola pemotongan hewan di tingkat desa untuk mematuhi regulasi serta memanfaatkan Rumah Potong Hewan (RPH) resmi bersertifikat demi menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1570042225831-d98fa7577f1e?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1570042225831-d98fa7577f1e?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
    <item>
      <title>Dispeterikan Cek Kesehatan Daging Sapi Potong</title>
      <link>https://ngawonggo.web.id/news/7</link>
      <guid isPermaLink="true">https://ngawonggo.web.id/news/7</guid>
      <pubDate>Mon, 27 May 2019 01:30:00 GMT</pubDate>
      <category>kesehatan</category>
      <description>Guna menjamin keamanan dan mutu bahan pangan hewani yang beredar di tengah masyarakat, Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang secara berkesinambungan melaksanakan pemeriksaan kesehatan daging sapi potong dan inspeksi Tempat Pemotongan Hewan (TPH).Pemeriksaan terbagi menjadi...</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Guna menjamin keamanan dan mutu bahan pangan hewani yang beredar di tengah masyarakat, Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang secara berkesinambungan melaksanakan pemeriksaan kesehatan daging sapi potong dan inspeksi Tempat Pemotongan Hewan (TPH).</p><p>Pemeriksaan terbagi menjadi dua tahap pengawasan utama:</p><ul><li><strong>Pemeriksaan Ante-mortem:</strong> Pengecekan kondisi fisik dan klinis hewan ternak sebelum disembelih guna memastikan sapi dalam keadaan sehat, tidak terjangkit penyakit menular, dan memenuhi syarat usia.</li><li><strong>Pemeriksaan Post-mortem:</strong> Pemeriksaan menyeluruh terhadap karkas, organ dalam, hati, dan jeroan setelah pemotongan untuk mendeteksi kemungkinan cacing hati atau kelainan jaringan.</li></ul><p>Selain memeriksa fisik daging, dinas terkait juga melakukan pengujian laboratorium secara berkala terhadap sampel daging di pasar-pasar tradisional untuk memastikan bebas dari zat berbahaya seperti formalin atau boraks serta memiliki tingkat keasaman (pH) yang normal.</p><p>Dispeterikan menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh produk hewani yang beredar di wilayah Magelang memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) bagi kenyamanan dan perlindungan konsumen.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1607623814075-e51df1bdc82f?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" type="image/jpeg" />
      <media:content url="https://images.unsplash.com/photo-1607623814075-e51df1bdc82f?auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1200&amp;q=80" medium="image" />
      <author>Pemerintah Desa Ngawonggo</author>
    </item>
  </channel>
</rss>